Tag: News

Rupiah Menguat Tipis di Awal Pekan

Gerak mata uang rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan awal pekan ini terpantau menguat tipis. Namun demikian gerak rupiah perlahan menampakkan pelemahannya.

Mengutip data Bloomberg, Senin, 26 Maret 2018, rupiah dibuka menguat ke level Rp13.780 per USD dibandingkan sebelumnya yang berada di Rp13.782 per USD.

Tak beberapa lama kemudian gerak rupiah sedikit menguat ke level Rp13.768 per USD. Rupiah terpantau menguat hingga 14 poin atau setara 0,10 persen.

Sementara itu rentang gerak rupiah pada pembukaan perdagangan pagi ini berada di level Rp13.763-Rp13.783 per USD dengan year to date (ytd) return sebesar 1,67 persen.

Sedangkan mencatat data Yahoo Finance, rupiah diperdagangkan menguat ke level Rp13.774 per USD. Rupiah menguat hingga empat poin atau setara 0,03 persen.

Analis Senior PT Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada sebelumnya memprediksikan rupiah masih akan cenderung tertekan sepanjang hari ini. Apalagi masih ada sentimen yang datang dari perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

“Perang dagang antara AS dan Tiongkok dapat berimbas pada ekonomi Indonesia. Maka rupiah yang melemah hingga perdagangan Jumat, 23 Maret 2018 membuka peluang untuk kembali terjadinya pelemahan,” kata Reza, dalam keterangan risetnya, Senin, 26 Maret 2018.

Namun demikian, Reza berharap pelemahan dapat lebih terbatas untuk menjaga rupiah tidak melemah lebih dalam.

Oleh karena itu, dia mengimbau investor tetap mencermati dan mewaspadai terhadap sentimen yang membuat rupiah tertahan kenaikannya. Nilai rupiah diperkirakan akan bergerak di kisaran support Rp13.802 per USD, sedangkan posisi resisten akan berada di Rp13.769 per USD.

 

Sumber: metrotvnews.com

CT Ungkap Tantangan di Era Ekonomi Serba Teknologi

Pendiri CT Corp Chairul Tanjung mengatakan saat ini Indonesia tak bisa mengelak dari revolusi industri 4.0. Sebab, semakin majunya teknologi, maka akan mengubah cara perusahaan dalam melakukan bisnisnya.

Adapun, revolusi industri 4.0 adalah proses penciptaan nilai tambah barang dan jasa yang berbasiskan pertukaran informasi dan data. Ciri khas era Industri 4.0, antara lain pemanfaatan rekayasa kecerdasan (artificial intelligence), internet of things, big data, sampai robot.

Agar ekonomi Indonesia berdaya saing, maka mau tak mau pelaku usaha saat ini harus menyesuaikan diri dengan revolusi industri 4.0. Bahkan, saat ini dampaknya sudah mulai terasa di Indonesia.

Ia mencontohkan, saat ini penyedia aplikasi teknologi transportasi, seperti Go-Jek dan Uber menggerus pangsa pasar transportasi konvensional. Tak hanya itu, runtuhnya sektor ritel pun juga disinyalir karena timbulnya moda berbelanja secara daring (online).

“Dan dengan berbasiskan data dan informasi, sebetulnya dunia usaha mendapatkan manfaat. Yakni, bisnisnya bisa lebih inklusif, tercipta efisiensi di proses bisnis, dan memudahkan dunia usaha untuk berinovasi,” jelas CT.

Hanya saja, menurutnya, revolusi industri 4,0 menimbulkan mudharat tersendiri. Salah satunya, pengurangan tenaga kerja demi efisiensi biaya oeprasional perusahaan.

Ia mengambil contoh Upah Minimum di Kabupaten Karawang yang kini mencapai Rp4 juta per bulan. Berdasarkan hitungan di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015, maka kenaikan upah per tahun dihitung dari inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Mengambil asumsi pertumbuhan ekonomi dan inflasi saat ini, maka bisa-bisa upah minimum menembus Rp15 juta dalam 10 tahun lagi. Sehingga, daripada mempekerjakan karyawan, maka perusahaan akan mengganti sistem produksinya dengan otomatisasi. Ini dianggapnya sudah menjadi konsekuensi logis dari revolusi industry 4.0.

“Nantinya, tidak ada lagi buruh di Karawang, semuanya jadi otomatisasi,” imbuh mantan Menteri Koordinator bidang Perekonomian ini.

Tak hanya masalah ketenagakerjaan, revolusi industri 4.0 juga membuat persaingan bisnis semakin ketat, mengingat pendiriannya cukup mudah. Hanya saja, persaingannya menjadi tidak sehat lantaran satu perusahaan bisa menguasai seluruh pangsa pasar.

Dalam hal ini, ia memberi contoh Amazon yang pada 2016 lalu mengambil pangsa 38 persen dari seluruh total transaksi e-commerce di Amerika Serikat (AS).

Market leader (pemimpin pasar) tidak akan memberi space (ruang) bagi kompetitornya. Misalnya, Amazon yang saat ini nomor satu di AS membuat tidak ada tempat bagi yang lain. Istilahnya the winner takes all,” terang dia.

Di samping dua masalah itu, ada satu hal lagi yang seharusnya menjadi perhatian Indonesia, yakni menjamurnya industri berbasis teknologi informasi luar negeri yang memanfaatkan pasar dalam negeri. “Foreign ownership ini issue, tidak boleh ada yang mengakunya karya anak bangsa, tapi bukan perusahaan Indonesia,” pungkasnya.

 

Sumber: cnnindonesia.com

Renault EZ-GO, Kenalkan Kendaraan Robot Masa Depan

Renault memperkenalkan sebuah kendaraan robot dan mobilitas berbagi, EZ-GO, dalam pameran otomotif Geneva Motor Show 2018 yang kini masih betlangsung hingga 18 Maret.

Konsep tersebut dibuat terintegrasi dengan lingkungan serta mengoptimalkan cara berkendara di kota-kota padat penduduk.

Melalui rilisnya, Kamis (8/3/2018) Renault mengungkapkan, EZ-GO merupakan konsep kendaraan robot yang berbasis listrik, teknologi swakemudi dan mobilitas berbagi, yang dalam waktu bersamaan berfungsi sebagai kendaraan dan layanan untuk “menumpang” baik dari lokasi tetap maupun berpindah-pindah.

Renault meyakini bahwa kunci solusi mobilitas dan smart city di masa mendatang ialah kombinasi terintegrasi antara layanan berkendara yang terkoneksi dengan infrastruktur kota seperti sensor, analisa data, layanan terkoneksi serta sistem multimoda.

EZ-GO sendiri didesain dengan bodi yang dimaksudkan untuk menghadirkan keleluasaan menikmati pemandangan lewat atap kaca panoramik serta mendukung sensor sistem awakemudi.

“Layanan numpang dan mobilitas berbagi menghadirkan kesempatan penting bagi Renault, terutama di kota-kota besar. Banyak kota yang mulai dipadati populasi menua atau terlalu muda dan orang-orang mencari solusi mobilitas baru,” kata CEO Renault Thierry Bollore.

Dimensinya diatur tidak terlalu tinggi sehingga pejalan kaki tidak terganggu pemandangannya ke seberang.

Renault EZ-GO akan dibekali teknologi swakemudi tingkat 4, yang membuatnya secara mandiri dapat menjaga jarak dengan kendaraan lain di depannya, tetap di jalur, serta berpindah jalur ataupun berbelok sendiri ketika di tikungan.

Kendaraan robot tersebut diatur dengan batas kecepatan aman yakni 50 km per jam, sementara pintunya yang terbuka dari muka kendaraan didesain agar memberikan ruang yang luas dan aman ketika naik ataupun turun.

Renault juga menyematkan teknologi kemudi 4 roda, 4CONTROL, kepada EZ-GO untuk meningkatkan kelincahan tanpa mengurangi keselamatan.

5 Gadget Terbaik Dan Paling Revolusioner di CES 2018

1. The Wall 4K TV

Deretan televisi cerdas terbaik yang dipamerkan di CES 2018 salah satunya adalah The Wall 4K TV besutan Samsung, yang merupakan salah satu televisi paling besar yang pernah ada. Televisi cerdas ini diklaim sebagai TV modular pertama di dunia karena layarnya bisa dirangkai untuk jadi layar sebesar apa yang Anda inginkan.

Penggunaan teknologi Micro LED juga membuat kualitas televisi ini jadi lebih baik: kecerahan, kontras, serta warna yang jauh lebih baik dari televisi standar.

2. LG 65-inch Rollable OLED TV

Bersaing dengan Samsung tentu LG, dengan produknya LG 65-inch rollable OLED TV yang mengusung desain portabel dan mudah disimpan. Sehingga, televisi ini adalah televisi masa depan yang bisa digulung dan terlihat seperti teknologi di film fiksi ilmiah.

3. DELL XPS 13

Keluaran laptop terbaik di CES 2018 tentu Dell XPS 13, yang merupakan laptop 13 inci dengan Windows 10 yang mengusung desain paling tipis, paling ringan, dan paling elegan. Laptop ini mengusung Intel Core 15 dan i7 Generasi ke 8. Tak lupa berbagai teknologi baru di laptop seperti USB-C dan fingerprint sensor di tombol powernya.

4. Sony Aibo

Ada beberapa robot yang mencuri perhatian di CES 2018 kali ini. Dimulai dari Sony Aibo yang berbentuk anjing imut, yang memiliki mata dari panel OLED yang punya ekspresi lebih baik, kontrol suara, pendeteksi gerakan, serta kecerdasan buatan yang langsung terkoneksi ke cloud.

5. FlodiMate Laundry Floding Robot

Diklaim sebagai robot meski tak berbentuk robot, namun ‘robot’ ini memiliki fungsi yang sangat kita butuhkan yakni melipat pakaian. FoldiMate laundry folding robot membuat kita sekedar memasukkan pakaian yang belum terlipat ke dalamnya dan ia akan melipat dan meletakkannya dengan rapi.

Ini Strategi Dirjen Pajak Setor Rp 1.423,9 Triliun ke APBN 2018

Penerimaan pajak sepanjang 2017 tercatat mencapai Rp 1.151,10 triliun atau 89,68 persen dari total target penerimaan pajak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017 yang sebesar Rp 1.283,6 triliun.

Tahun depan, target penerimaan pajak dikerek menjadi Rp Rp 1.423,9 triliun atau tumbuh 9,3 persen dari targetnya dalam APBN-P tahun 2017.

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan  Robert Pakpahan mengaku tidak mempunyai cara khusus dalam mengejar target pajak di tahun 2018. Dirinya mengaku masih akan melakukan cara yang sama seperti di tahun 2017.

“Kita lakukan cara lama seperti pelayanan perpajakan, memberikan kemudahan membayar dan memudahkan penyampaian laporan pajak seperti biasanya. Kami juga tetap melakukan penegakan hukum, semuanya itu rutin dan tetap akan dilakikan sesuai mandat,” kata Robert saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (5/1).

Kendati masih akan melakukan upaya yang sama seperti tahun sebelumnya, Robert berjanji akan tetap bekerja secara maksimal. Pihaknya akan meningkatkan kualitas setiap lini perpajakan.

“Di luar kegiatan rutin, reformasi perpajakan dengan menampung banyak inisiatif program dari semua pihak. Untuk meningkatkan kualitas perpajakan maka sudah pernah saya sampaikan, pilarnya ada 5 seperti perbaikan SDM, perbaikan organisasi dari kantor pajak pusat dan kanwil, perbaikan kinerja, perbaikan bisnis, perbaikan teknologi informasi dan perbaikan aturan,” jelas dia.

Perihal masalah teknologi, lanjut Robet, pihaknya akan meningkatkan kualitas sistem yang digunakan saat ini. Harapannya tentu akan mendorong peningkatan pelayanan kepada wajib pajak (WP) dan data-data perpajakan.

“Jadi dua langkah yang rutin akan kita kerjakan sebagaimana mestinya dan pilar lainnya adalah reformasi perpajakan seperti kerjasama dengan direktorat jenderal bea dan cukai (DJBC),” tandasnya.

Sumber: jawapos.com

Cross Browser Compatible

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut suscipit elit sed diam ultrices hendrerit. Vestibulum feugiat, urna eget ullamcorper tristique, est erat egestas diam, ac imperdiet libero neque sed velit. Curabitur fringilla tortor vitae nisi mattis, dignissim faucibus purus dictum. Sed vel volutpat sapien. Morbi quis tristique dolor. Fusce nec mattis diam. Duis rutrum vitae erat vel fringilla.

Continue reading

Video Post Example

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut suscipit elit sed diam ultrices hendrerit. Vestibulum feugiat, urna eget ullamcorper tristique, est erat egestas diam, ac imperdiet libero neque sed velit. Curabitur fringilla tortor vitae nisi mattis, dignissim faucibus purus dictum. Sed vel volutpat sapien. Morbi quis tristique dolor. Fusce nec mattis diam. Duis rutrum vitae erat vel fringilla.

Continue reading

Gallery Post Example

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut suscipit elit sed diam ultrices hendrerit. Vestibulum feugiat, urna eget ullamcorper tristique, est erat egestas diam, ac imperdiet libero neque sed velit. Curabitur fringilla tortor vitae nisi mattis, dignissim faucibus purus dictum. Sed vel volutpat sapien. Morbi quis tristique dolor. Fusce nec mattis diam. Duis rutrum vitae erat vel fringilla.

Continue reading

Building Websites for All Devices

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut suscipit elit sed diam ultrices hendrerit. Vestibulum feugiat, urna eget ullamcorper tristique, est erat egestas diam, ac imperdiet libero neque sed velit. Curabitur fringilla tortor vitae nisi mattis, dignissim faucibus purus dictum. Sed vel volutpat sapien. Morbi quis tristique dolor. Fusce nec mattis diam. Duis rutrum vitae erat vel fringilla.

Continue reading

Scroll to top